Kebiasaan tak baik warga Indonesia
Nah, ini saya menemukan beberapa kebiasaan buruk orang Indonesia. Langsung saja ya, dan semoga bermanfaat.
1. Gak antri pas di pasar
Nah ini nih yang saya temui, kayak emak-emak begitu yang seperti gak memakai sistem antri. Ya jadi dia nyerobot gitu. Ya saya kan cowok beli di pasar ya ngalah aja lah daripada nanti sakit hati. Sebenarnya sih antri ini preseden baik buat generasi mendatang, saya malah khawatir lho nanti anaknya kalau niru ibunya gimana? malu atuh!. Jadi ayo ibu-ibu, ajarilah kami para pemuda kebiasaan yang baik buat anakmu juga. Hal buruk bu nyerobot antrian jangan dibiasakan.
2. Sandal masjid hilang
Kadang kayak saya pergi entah ke masjid apa mushola gitu kayak sandal kok ya ilang ya? padahal udah saya tandai tempatnya. Jadi kayak saya jadi takut, makanya saya pakai sandal jelek saja. Terus terus saya akali biar gak mudah hilang ya saya balik dua sandal saya itu. harusnya gak ilang, wong tampilan luarnya gak keliatan. Entah ini ilangnya disengaja apa enggak gitu ya pliss lah kita ke masjid itu pakai sandang yang baik pakaian terbaik, kalau ilang ya kan ya kita malu sama allah? hai pencuri, tolong sandal bagus saya kembalikan atuh?
3. Jarang olahraga walau spasi luas
Ini nih saya kadang kesel juga kalau dipikir-pikir. Kayak orang-orang ini udah masih ada spasi luas kok ya jarang olahraga, yang males lah, panas lah, apalah-apalah lah. Padahal olahraga banyak manfaatnya, kalaupun ada negatifnya ya dikit lah gak signifikan. Makanya generasi lansia seyogyanya marahin tuh anaknya atau cucnya kalau jarang olahraga, biar bisa diajak mikir masa depan tubuhnya. Kayak ke sawah, terus kuli ya olahraga sih, tapi ya cari yang bisa have fun kayak main bola kek apa bulutangkis misalnya karena olahraga ya butuh kesenangan lah! anda mau olahraga yang nyiksa? ya gak lah ya?
4. Cari duit cuma buat kesenangan saudaranya aja
Nih yang buat sebel minta ampun, kita harus saksikan nih terang benderang, buka mata lebar-lebar, kemiskinan itu masih ada bro!. Ya tolonglah, boleh kamu kaya tapi kalau cuma buat saudaramu saja ya buat apa? kamu lahir itu buat saudaramu ala buat semua manusia? iya manusia itu banyak kita mungkin gak sanggup membiayai kehidupannya, tapi cara berpikirmu ini loh yang bisa ditiru generasi setelahmu, terus apa jadinya? ya makin miskin yang bukan saudaramu!. Ya tolong mata dibuka lebar, hati disingkap, otak dipreteli lagi, sekarang coba lihat kemiskinan itu masih eksis, ayo kita berantas itu!, gimana caranya? ya kita bantu bro manusia yang gak mampu ini, caranya? ya uangmu itu, terutama yang kaya ya. Yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin, kalau gitu ya bakal sepi surga. Semoga tidak, tergantung nurani anda semua.
5. Gak memperdalam ilmu agama
Ini juga miris saya, agamamu pasti mengajarkan kalau dunia ini gak nyata, bahwa pasti ada kehidupan yang abadi. Nah kok ya anda masih berkutat sama ilmu dunia, ilmu agamanya ditaruh dimana? logikamu ditaruh dimana? terlepas kita belum tahu buktinya tapi ya kan anda seyogyanya bersyukur dong sama pencipta yang udah kasih anda kehidupan. Kok ya anda malah sibuk mengeruk uang, gak abadi bro! yang ada ya anda diperbudak uang, kalau abis ya udah abis juga anda! Beda jika anda memperdalam agama, gak akan abis! agama ini gak akan abis hikmahnya, elu bakal berkaca-kaca!, bahwa kehidupan dunia ini gak eksis, kalaupun eksis ya kenapa kita diciptakan? make sense gak?. Ya jadi harapan saya sih, ayolah kembalilah wahai manusia dunia, kembalilah ke ajaran tuhanmu masing-masing, tuhan mungkin masih berbaik hati melihat anda terlena pada dunia, tapi ya saya rasa sabar juga ada batasnya. Ayo pikirannya dikuras dulu.
6. Pacaran tapi PHP
Jadi kayak kalian pacaran nih, terus kalian putus terus kalian cari yang lain. Kalau dalam pemikiran saya sih ya seyogyanya pacaran itu satu kali saja, mengapa demikian? ya karena ketika kalian pacaran itu kalian udah memberi harapan untuk ke jenjang menikah karena kalian udah membentuk kesepakatan saat pacaran secara tidak sadar. Nah jadi ya kalau pacaran tujuannya buat cari pasangan ya salah bagi saya, yang ada ya harusnya menetapkan pasangan. Makanya taaruf itu udah paling bener secara konsep, tapi bagi saya taaruf yang benar itu ya perkenalan aja, pasangan yang dipertemukan masih negosiasi kecocokan aja, nah gak ada tuh harusnya sentuhan tangan, nafsu yang berlebihan. Karena saya masih merasa bahwa pacaran ini masih ada kayak pegangan itu gak bagi saya, kayak gak boleh di agama saya. Agama itu nomor satu, ya masak kalian masih maksa pacaran sampai pegang tangan? lha guru ngaji kalian ayo inget beliau ngomong apa? bukan mahram!
7. Gak mencoba analisis sejarah bangsa
Yang saya maksud bukan hanya sejarah Indonesia ya, tapi ya tiap yang ada dibumi ini. Padahal ia yang tak tahu sejarah, ya ia akan dimakan oleh masa depan. Dengan tahu sejarah maka ia akan membuat proyeksi masa depan yang lebih baik karena ia memiliki pengalaman dan data yang akan diperbandingkan untuk mengetahui masa depan yang akan terjadi. Nah saya melihat generasi saat ini belum terlalu mengulik sejarah dunia. Ya saya sangat ingin ayolah liriklah sejarah ini, ayo kita luruskan sejarah yang bengkok dan ayo kita luruskan lagi sejarah yang sudah lurus!. Anda bisa bayangkan jika anak anda yang masih kecil itu gak anda ajari sejarah, seperti yang saya bilang maka harusnya ia di masa dewasa ya gak akan punya banyak pilihan buat proyeksi masa depan ia, ia akan cenderung jadi pengekor bukan pelopor, silahkan buktikan. Oh iya, membuka wawasan akan segala pengetahuan baru juga baik, semoga para orang tua mengajarkannya pada anaknya. Ayo amini bersama-sama! aminn!
Sekian dari saya, tolong dukung saya agar bisa viral di televisi karena saya ingin membenahi manusia Indonesia dan juga manusia di bumi agar lebih melek akan keadaan sekitarnya, yang saya tekankan ini kemiskinan lho ya. Tenang saja, jika saya viral, maka gaji saya akan saya beri ke orang-orang miskin!, terus buat saya apa? ya saya cukup buat makan minum sederhana aja sumpah demi alllah cukup itu aja!. Ya jadi tolonglah siapa aja entah pihak google, atau youtube tolong angkat saya di media supaya viral. Asal anda tahu, saya akan mendobrak kemapanan yang sudah ada, dan saya akan mendobrak pemikiran kita semua!. Tanggung jawab saya itu ke Allah, bukan ke manusia!. Walaikumsalam Wr, Wb.
Komentar
Posting Komentar