Cara memenangkan Sepakbola (Bagian 1) : Pressing dan Formasi Cair
Pressing adalah usaha untuk menekan lawan dengan cara berlari ke arah pembawa bola, atau hanya membayangi saja untuk menutup umpan lawan. Cara ini tergolong ampuh karena cara ini paling minim kelemahan, jika memang setiap strategi ada kelemahan maka pressing kelemahannya paling minim.
Berikut syarat-syarat menjalankan strategi ini :
1. Formasi ketika tidak membawa bola dan saat membawa Bola berbeda
Jika formasi anda katakanlah 4-2-3-1, maka ketika tidak membawa bola melawan lawan anda yang menggunakan 4-4-2 ialah anda harus mengikuti formasi lawan. Apakah bisa? tentu bisa, anda gunakan fluid formasi. Fluid formasi membuat formasi anda berubah mengikuti pemegang bola, anda boleh menggunakan 4-2-3-1 tapi saat tidak membawa bola formasi harus beda.
Kenapa demikian?, ini karena ada prinsip di sepakbola, selama jumlah orang sama katakanlah satu orang menjaga satu maka peluang 50:50, tiada peluang 100%. Tapi ketika anda 50:50 dengan satu orang menjaga satu orang lawan, maka dengan kerja keras. Anda akan lebih cepat mencetak gol.
2. Bergerak secara kelompok, bukan individu
Ketika anda tidak membawa bola, penting untuk secepatnya merebut bola dari lawan, karena lawan masih mencari jalur umpan, saat inilah saat terbaik anda mencetak gol. Tapi akan percuma jika saat anda melakukan pressing, hanya anda sendiri. Lakukan bersama-sama, jika bek lawan ada 4, maka pemain di depan jumlahnya harus 4 juga. Mengikuti poin 1, lakukan secara berkelompok, selama pergerakannya mengikuti jumlah orang, satu orang menjaga satu, anda punya peluang 50:50 untuk mencetak gol cepat.
3. Ketepataan penjagaan
Dalam pressing, penjagaan pemain amatlah penting. Jangan sampai ada satu lawan yang kosong, karena jika demikian maka tentu sisi yang kosong inilah yang akan menjadi lumbung serangan. Jika lumbung serangan tercipta, maka tinggal adu stamina mana yang lebih lemah dia yang jatuh. Hal ini tidak boleh terjadi, maka pastikan setiap pemain menjaga satu orang dan tidak ada ruang kosong yang bisa dimanfaatkan lawan.
4. Lini serang harus siap menyerang balik
Pressing identik dengan pertahanan, utamanya pola dalam pertahanan. Maka ketika ada dalam mode ini, pastikan lini serang siap sedia untuk melakukan serangan balik, dan pastikan lini bertahan siap untuk mendukung dengan menjaga lini belakang agar tidak diserang lawan kembali. Ini adalah soal hidup dan mati, tim anda bisa saja mati ketika salah satu lini tidak siap. Tim anda bisa hidup dari secerca harapan melalui serangan cepat yang terstruktur baik dari sisi tengah maupun sisi sayap. Semua itu hanya bisa terjadi apabila tim anda memiliki desain untuk tim bertahan dan tim menyerang. Sederhananya tim bertahan dan tim menyerang adalah departemen yang berbeda sehingga pastikan keduanya memberikan kontribusi maksimum.
Sekian dari saya, saya ucapkan terima kasih. Tunggu tulisan saya selanjutnya.
Komentar
Posting Komentar